BUMIJAWA

Water

Mata Air Bulakan (Tuk Jimat Kali Bulakan)

Desa Bumijawa, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah

Saluran sumber Mata Air Bulakan
Area masuk Mata Air Bulakan
Bangunan penutup sumber air peninggalan lama
Kawasan hijau sekitar Mata Air Bulakan
Penanda sumber mata air Bumijawa

Mata Air Bulakan, yang juga dikenal sebagai Tuk Jimat Kali Bulakan, adalah sumber mata air bersejarah di kawasan lereng pegunungan Bumijawa. Lokasinya berada pada lanskap dataran tinggi sekitar 1.200-1.600 mdpl dengan udara sejuk dan lingkungan hutan yang masih asri.

Situs ini tidak hanya menarik sebagai destinasi alam tersembunyi, tetapi juga penting sebagai bagian infrastruktur penopang kebutuhan air bersih masyarakat Tegal dari masa ke masa.

Fungsi dan nilai sejarah

Sumber air penting sejak era kolonial

Mata Air Bulakan dikenal sebagai sumber air jernih yang menopang kebutuhan air bersih warga. Infrastruktur saluran dan pipa lama di kawasan ini terkait pengembangan sistem air pada masa kolonial Belanda (sekitar 1917-1933).

Terhubung ke layanan air modern

Hingga kini aliran air Bulakan masih dipakai sebagai bagian dari jaringan layanan air bersih melalui Perumda Air Minum Tirta Bahari Kota Tegal dan PDAM Kabupaten Tegal.

Nilai budaya dan tradisi lokal

Dalam cerita rakyat setempat, Tuk Jimat Kali Bulakan berkaitan dengan Mbah Camuluk (Sunan Mayakerti). Tradisi sedekah bumi dan penjamasan Bende Camuluk menjadi wujud syukur yang diwariskan antar generasi.

Pengalaman berkunjung dan akses

Legenda Mbah Camuluk

Menurut tuturan warga, sumber air ini berkaitan dengan Mbah Camuluk (Sunan Mayakerti), tokoh yang diyakini menemukan sumber air saat terjadi kemarau panjang. Cerita ini hidup dalam tradisi masyarakat sebagai pengingat pentingnya air dan rasa syukur terhadap alam.